Pemkab Larang Berenang di Wilayah Berbahaya

Wisatawan Diimbau Jangan Nekat

64
DIPASANG .Rambu larangan berenang di area berbahaya mulai dipasang. Ini untuk meminimalisir hal yang tidak diinginkan saat liburan Minggu (23/12). (Deni Nurdiansah/radartasikmalaya.com)

PANGANDARAN – Balawista Pangandaran memasang puluhan rambu larangan berenang di kawasan berbahaya. Hal ini sebagai upaya meminimalisir adanya korban dari wisatwan.

Sekretaris Balawista Kabupaten Pangandaran Asep Kusdinar mengatakan pemasangan rambu-rambu tersebut terpasang di daerah Karapyak hingga Madasari.

”Kunjungan wisatawan terus meningkat, makanya kami sebar rambu-rambu larangan berenang di tempat berbahaya,” ungkapnya kepada Radar, Minggu (23/12).

Pihaknya mengaku sering keteteran menghadapi wisatawan yang nekat berenang di area berbahaya. ”Kalau diperingatkan sudah, tapi mereka sangat bandel, padahal kami tidak bosan untuk terus mengingatkan,” ujarnya.

Bahkan, menurut Asep, tidak jarang mereka suka menakut-nakuti wisatawan bandel untuk tidak melakukan aktivitas di area berbahaya. ”Kita juga suka menakut-nakuti, tapi tetap saja nekat,” ungkapnya,

Asep mengatakan kecelakaan saat liburan biasanya akibat wisatawan yang berenang terlalu ke tengah dan berenang di arus gelombang yang cukup deras. ”Tapi untuk liburan kali ini, kita upayakan agar tidak timbul korban,” ucapnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Undang Sohbarudin mengimbau wisatawan tidak berenang di area berbahaya. ”Jangan sampai liburan yang menyenangkan jadi bencana,” tuturnya. (den)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.