Wisatawan Situ Gede Kota Tasik Dirazia Masker Wakil Gubernur

79
0
radartasikmalaya.com
Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum tampak sedang menyapa wisatawati Situ Gede Kota Tasik, untuk mengenakan masker, Minggu (24/01). istimewa for radartasikmalaya.com
Loading...

KOTA TASIK – Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), Uu Ruzhanul Ulum melakukan inspeksi mendadak (Sidak razia) penerapan protokol kesehatan (prokes) di objek wisata Situ Gede Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Dalam sidak tersebut, Kang Uu menemukan sejumlah warga yang tidak memakai masker.

Ia pun langsung menghampiri dan memberikan masker untuk langsung dipakai oleh masyarakat.

“Di hari minggu kemarin (24/01), saya mencoba melihat situasi dan kondisi salah satu objek wisata di Kota Tasik, apakah mereka menerapkan protokol kesehatan,” ujar Uu kepada radartasikmalaya.com, Senin (25/01) siang.

“Saya lihat, ternyata masih banyak masyarakat terutama anak muda juga pelaku ekonomi, baik itu tukang dagang cilok, bala-bala, termasuk para sopir perahu, yang tidak memakai masker,” sambungnya.

loading...

Kepada mereka yang terkena sidak, Kang Uu pun menjelaskan pentingnya protokol kesehatan terutama 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, demi memutus mata rantai penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

“Karena itu mohon kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Karena sehebat apa pun pemerintah memberikan aturan, sanksi, kalau masyarakat tidak menaati, tidak ada artinya,” terangnya.

“Oleh karena itu, mari kita ikuti arahan pemerintah terutama PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), 3M, dan vaksinasi yang merupakan ikhtiar pemerintah dalam menghentikan pandemi,” timpalnya.

Saat ini, pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pun, jelas Kang Uu, tengah berupaya menyetop pandemi di Indonesia lewat program vaksinasi Covid-19.

Kang Uu menegaskan, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar pun siap mendukung dan menyukseskan vaksinasi.

Adapun vaksinasi kedua bagi penerima di Tahap I Termin I vaksinasi di tujuh daerah di Jabar akan dimulai pada Kamis, 28 Januari 2021.

“Karena seperti yang sering dijelaskan Pak Gubernur, vaksin ini satu-satunya solusi ilmiah dan bisa dilakukan untuk menghentikan pandemi. Lainnya adalah terkena dulu (COVID-19) baru imun atau betul-betul tidak keluar rumah, tapi itu ‘kan tidak bisa,” pungkasnya.

(rezza rizaldi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.