WOW.. 119 Warga Parigi Pangandaran Terjaring Razia Masker

49
0
DISURUH PUSH UP. Para pelanggar protokol kesehatan di Kabupaten Pangandaran mendapatkan sanksi dari tim gabungan untuk push up Jumat (18/9). deni nurdiansah / radar tasikmalaya
DISURUH PUSH UP. Para pelanggar protokol kesehatan di Kabupaten Pangandaran mendapatkan sanksi dari tim gabungan untuk push up Jumat (18/9). deni nurdiansah / radar tasikmalaya

PANGANDARAN – Ratusan warga terjaring razia masker di Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Mereka yang melanggar mendapat sanksi push up di tempat.

Operasi tersebut merupakan gabungan TNI, Polri dan Satpol PP Kabupaten Pangandaran untuk mencegah penularan Covid-19.

“Mereka yang tidak memakai masker diberi sanksi push up. Setelah itu dikasih masker satu-satu, ya sebagai edukasi saja,” kata Kasatpol PP Kabupaten Pangandaran Undang Sohbarudin kepada Radar, Jumat (18/9).

Menurutnya, masyarakat yang terjaring razia, rata-rata dari kalangan anak muda. Mereka mengaku lupa tidak membawa masker. “Mereka dikasih tahu supaya tidak lupa lagi dan mau memakai masker,” jelasnya.

Kepatuhan masyarakat untuk memakai masker sangat penting agar mata rantai penularan bisa diputus.

“Walaupun angka penularan cukup rendah di Kabupaten Pangandaran, namun antisipasi tetap harus dilakukan dan masyarakat pun jangan abai,” kata dia.

Loading...

Baca juga : ASN Pangandaran Deklarasi Netral Saat Pilkada 2020

Selain di Parigi, razia masker juga dilaksanakan di kecamatan lain seperti Pangandaran dan sekitarnya. “Apalagi di sekitaran objek wisata, yang banyak pengunjung dari luar,” ucapnya.

Dia mengatakan banyaknya yang terjaring dalam operasi tersebut menandakan masih banyaknya masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan.

Kapolsek Parigi AKP Iwan Sukarelawan mengatakan jumlah warga yang terjaring razia masker mencapai 119 orang. “Mereka langsung didata oleh Satpol PP tadi,” jelasnya.

Salah seorang warga yang terjaring razia, Sukiman (34) mengaku lupa membawa masker dari rumah. “Biasanya pakai tapi tadi lupa. Terus enggak tahu ada razia,” ujarnya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.