WTS Usia 16 Tahun yang Mangkal di Gebu Tasik Khawatir jadi Korban Trafficking

485
0

KETUA Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto SIP mengaku akan mendalami terjaringnya WTS belia yang mangkal di Kompleks Gebu. Dia mengkhawatirkan RP yang masih berusia 16 tahun menjadi korban trafficking.

“Kita khawatir anak di bawah umur tersebut menjadi korban trafficking. Kita dengan semua stakeholder termasuk pemerintah akan terus berupaya agar permasalahan masyarakat atau yang melibatkan anak dibawah umur bisa teratasi,” ujarnya kepada Radar, Kamis (12/3).

Baca juga : WTS Usia 16 Tahun yang Mangkal di Gebu Tasik Jangan Dianggap Sepele

Ato menyayangkan sekali ada anak di bawah umur yang putus sekolah dan menjajakan dirinya sebagai WTS. “Kami menyesalkan dengan kejadian ini, kami akan telusuri ke lapangan untuk memantau bagaimana kondisi mental, keluarga dan lingkungan pergaulannya. Karena menurut kabar ada masalah ekonomi,” katanya.

Ato pun akan melakukan pendampingan lebih lanjut untuk mengenali indikator apa saja sehingga perempuan belia tersebut nekat menjual diri. “Kita akan masuk ke lingkungan keluarga dan pergaulannya, sehingga bisa mengetahui faktor utamanya,” kata Ato.

KPAID juga akan melakukan investigasi dikhawatirkan ada yang mengarahkan atau memfasilitasi anak tersebut sehingga sampai nekat jual diri lewat aplikasi online. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.