Wujudkan Pasar Cikurubuk Tasik Standar SNI, Hipatas Diminta Proaktif

167
0
PASAR INDUK. Suasana di Pasar Induk Cikurubuk, Selasa (19/2). Ke depan, pasar tersebut akan dikelola oleh UPTD Pasar setelah PD Pasar Resik bubar.Firgiawan / Radar Tasikmalaya

MANGKUBUMI – Mewujudkan Pasar Cikurubuk sesuai standar nasional Indonesia (SNI) dan sesuai harapan, Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (Hippatas) disarankan berperan aktif, agar pembangunan Blok A1 bisa tetap sesuai dengan kebutuhan para pedagang.

Ketua Forum Pemerhati Kebijakan Ais Rais mengatakan di setiap perbaikan pasar selalu diwarnai kekhawatiran dari pedagang. Karena terkadang mereka tidak memahami perubahan dari pembangunan ulang kios-kios oleh pemerintah.\

Baca juga : 2015 Kios Block A1 Pasar Cikurubuk Kota Tasik Terbakar, Sekarang Mau Diperbaiki

“Pasti pedagang khawatir nanti ada perubahan-perubahan karena sudah terbiasa dengan konsep bangunan yang lama,” ungkapnya kepada Radar, Minggu (9/2).

Menurutnya, tidak masalah jika revitalisasi pasar akan mengacu pada standar SNI, namun jangan sampai ada perubahan-perubahan yang bisa merugikan para pedagang.

“Jadi kalau pun diperbaiki menjadi standar SNI, tata letak kios harus tetap dipertahankan,” kata Ais.

Menurutnya, para pedagang pasar memiliki organisasi yang menaungi mereka, yakni Hippatas. Dia menyarankan pengurus Hippatas aktif menjembatani komunikasi antara pedagang dengan pemerintah. “Aspirasi para pedagang harus ditampung dan disampaikan secara maksimal,” ujarnya.

Setiap revitalisasi atau perbaikan, selalu ada tahap review detail engineering design (DED). Tahapan inilah yang menjadi kesempatan para pedagang dan Hippatas untuk mencermati gambaran perbaikan pasar tersebut.

“Biasanya ada review DED kan, itu harus dimaksimalkan supaya tidak ada masalah ke depannya,” terangnya.

Pembangunan pasar, kata Ais, harus dilakukan dengan perencanaan dan persiapan yang matang. Karena urusan pasar menyangkut roda perekonomian masyarakat. “Ini urusan perut orang banyak, baik pedagang maupun pembeli,” katanya.

Baca juga : Kadisik Kota Tasik: Study Tour tak Wajib Diikuti Siswa

Terpisah, Ketua Hippatas H Jahid SH mengatakan saat ini pihaknya dengan para pedagang sedang fokus mencari tempat relokasi. Para pedagang tidak ingin tempat itu terlalu jauh dari blok A1.

“Kemungkinan sasarannya adalah di badan jalan karena dekat dengan blok,” tuturnya.

Jika tempat relokasi jauh, maka proses pemindahan barang-barang pun akan memakan waktu. Terlebih juga akan menyulitkan pedagang untuk ditemukan pelanggannya.

“Mereka kan sudah punya pelanggan, jadi kalau lokasi relokasi harus yang dekat dengan Blok A1,” ujarnya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.