Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
18%

82%

Yayan Berharap Pembunuh Istri Dihukum Mati

101
0
Yayan Suami almarhum Rina Suharyati Amelia

PANAWANGAN – Yayan (44), suami almarhum Rina Suharyati Amelia (45) mengharapkan tersangka WK (27) dihukum mati atas pembunuhan sadis yang dilakukan terhadap istrinya.

Pembunuhan yang dilakukan tetangga rumahnya di Dusun Cipeuteuy RT 02 RW 01 Desa Girilaya Kecamatan Panawangan, Minggu (6/10) sungguh menyakitkan bagi Yayan dan keluarganya. Dia ingin tersangka dihukum seberat-beratnya, seumur hidup atau mati. Kasus ini bukan sekadar pencurian tetapi perampokan yang disertai pembunuhan.

“Namun hanya karena saya warga negara In­donesia yang memiliki aturan dan hu­kum, saya akan patuh dan mengikuti meka­nisme dan prosedur negara ini menindak kejahatan dalam hal ini pihak berwajib dari kepolisian,” kata dia, Rabu (9/10).

Yayan mengaku sangat kaget ketika mendapat informasi lewat telepon bahwa istrinya ada yang membunuh. Pembunuhannya sangat keji. “Saya juga sama sekali tidak kenal dengan pelaku, karena saya juga jarang pulang kerumah, karena tidak tentu libur pekerjaanya. Kadang setahun setengah baru pulang,” tutur pria yang bekerja di PT Freeport Indonesia ini.

Pihaknya akan mengawal terus tahapan penyelidikan kasus pembunuhan terhadap guru SMK Miftahul Huda II Bayasari Kecamatan Jatinagara itu. Yayan akan menenangkan diri bersama keluarga dan anak-anaknya seraya menanti proses hukum yang sedang berjalan di aparat yang berwajib. “Saya sangat terpukul sekali,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Ciamis AKP Risqi Akbar menjelaskan bahwa berdasarkan hasil visum luar terhadap korban, ditemukan tanda-tanda kekerasan. Leher korban terluka akibat dicekik menggunakan kerudung dan mulutnya disumpal. “Kalau kekerasan seksual tidak ada,” kata Risqi.

Soal tersangka WK (27) yang tidak kabur setelah membunuh korban, kata Kasat, berdasarkan pemeriksaan, tersangka WK yang masuk ke rumah korban sekitar pukul 04.30, mencari barang berharga di berbagai sudut rumah. Saat masuk ke kamar korban, sekitar pukul 06.30, dia ketahuan oleh korban. Saat itu WK membunuh korban.

Setelah itu pelaku tidak kabur karena mencari barang berharga lainnya. Dia pindah ke kamar satu lagi. Nah saat karyawan korban datang akan memberitahukan kiriman pisang sekitar pukul 07.00, mereka curiga karena tidak ada jawaban, maka mereka mendobrak rumah dan menemukan WK di kamar. Di sana WK pun ditangkap warga.

Tersangka WK memperhatikan kondisi korban sejak lama bahwa Rina sering sendirian di rumah. Pintu depan rumahnya juga sering terbuka. “Jadi timbul niat spontan melakukan pencurian tersebut,” ujar Kasat. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.