Yusril Bergabung, Ma’ruf Amin: Alhamdulillah

7

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

JAKARTA – Keputusan politik pakar hukum tata negara Yusril Izha Mahendra, menjadi tim lawyer pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin, membuat publik bertanya-tanya.

Pasalnya ketua umum Partai Bulan Bintang tersebut adalah pengacara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Organisasi tersebut sudah resmi dilarang di Indonesia.

Keputusan dilarangnya HTI membuat Yusril sering memberikan pendapat yang menyerang pemerintah. Menanggapi hal itu Ketua Badan Pemenangan Nasional pasangan calon Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Djoko Santoso mengatakan bahwa pihaknya tidak khawatir dengan pilihan Yusril. Menurutnya hal itu lumrah dalam kehidupan berdemokrasi.

“Ya boleh-boleh saja. Mau ke sana juga nggak apa-apa. Ini demokrasi bebas-bebas saja,” ujar Djoko Santoso kepada wartawan saat ditemui di Media Center pemenangan Prabowo-Sandi, Jakarta, Selasa (6/11).

Mantan Panglima TNI ini juga mengaku bahwa tim pemenangan Prabowo juga tidak pernah meminta dukungan Yusril.

“Jadi yang namanya perjuangan itu kesadaran. Kalau kita yang minta kan belum tentu orangnya mau,” sambungnya.

Sebelumnya, Yusril Ihza Mahendra mengaku bersedianya dirinya menjadi pengacara Jokowi-Ma’ruf berawal saat pertemuan dirinya dengan Ketua TKN KIK Erick Thohir di Hotel Mulia, Jakarta.

Saat itu, Erick menanyakan kepastian dari Yusril untuk menjadi kuasa hukum paslon 01. Yusril menyetujui hal tersebut.

Yusril berpendapat, hukum harus ditegakkan secara adil bagi siapapun tanpa kecuali. Menjadi kuasa hukum, haruslah memberikan masukan dan pertimbangan hukum yang benar kepada klien.

Tujuannya agar mereka tidak salah dalam melangkah, serta melakukan pembelaan jika ada hak-haknya yang dilanggar pihak lain.

Dia mengungkapkan, keberpihakan dirinya itu sebenarnya adalah pada hukum dan keadilan. Sehingga, jika ada hak-hak Jokowi dan Ma’ruf yang dilanggar, dihujat, dicaci dan difitnah, dirinya tentu akan melakukan pembelaan dan menunjukkan fakta-fakta yang sesungguhnya.

Sementara di kubu sebelah, pasangan petahana Joko Widodo, Ma’ruf Amin ikut mengomentari soal Yusril sebagai pengacara kubu pasangan calon nomor urut 01.

Ma’ruf mengatakan bahwa masuknya ahli hukum dan tata negara itu sebagai pengacara akan membantu dukungan bagi paslon. Dia juga yakin keberadaan Yusril akan memperkuat Paslon nomor urut 01.

“Alhamdulillah memang sudah lama pernah bertemu saya bahwa dia akan bergabung,” ujar Ma’ruf Amin di Jakarta, Selasa (6/11).

Ia menyampaikan tidak lagi memprdulikan bagaimana Yusril sebelumnya. Karena menurut Ma’ruf jika masalah tersebut dan di saat menjadi pengacara adalah hal yang berbeda.

(ZEN/FIN)  

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.