Yusuf Minta Cari Pelaku Pembocor Draft Usulan Pegawai Pemkot Tasik

219
0
Saya pribadi juga sudah tegaskan Kepala BPKSDM (Gungun Pahlagunara, Red) menelusuri ke­bocoran ini, sebab merupakan hal yang tidak baik. Saya banyak mendapat pertanyaan dan konfirmasi yang harus dijelaskan terus-terusan.” Drs H Ivan Dicksan Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya
Loading...

BUNGURSARI – Plt Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf menginstruksikan Inspektorat dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tasikmalaya, menelusuri adanya penyebaran draft usulan pengukuhan pegawai yang menjadi konsumsi publik.

Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Drs H Ivan Dicksan mengatakan sejak Kamis (5/1/2021), Plt wali kota sudah menegaskan terhadap bawahannya mentracking penyebar dokumen bersifat rahasia tersebut.

Sebab, ia pun yang turut serta dalam rapat pembahasan pengusulan, tidak menyimpan dokumen itu dan malah mengetahui dari pihak luar.

“Pak Plt sudah instruksikan untuk ditelusuri, saya menyayangkan sekali dan prihatin.
Sebab, saya pribadi tidak mengantongi file-nya malah dapat dari luar,” keluh Ivan kepada Radar, Jumat (5/2/2021).

Dia tidak memungkiri dampak tersebarnya nama-nama pegawai yang bakal dilantik, pada tahap pertama pengukuhan terdiri dari sekitar 200-an pegawai menuai kegaduhan. Seusai data itu tersebar, hampir setiap hari dan setiap kesempatan pertemuan, mendapat pertanyaan yang harus ia klarifikasi terhadap bawahannya yang akan dikukuhkan.

loading...

“Saya pribadi juga sudah tegaskan Kepala BPKSDM (Gungun Pahlagunara, Red) menelusuri kebocoran ini, sebab merupakan hal yang tidak baik. Saya banyak mendapat pertanyaan dan konfirmasi yang harus dijelaskan terus-terusan,” tegas Ivan dengan nada meninggi.

Menurut Ivan, adanya pertanyaan dari berbagai pihak menyoal pengukuhan yang dilaksanakan secara bertahap dari kumulatif keseluruhan pegawai yang ada.

Padahal, kata dia, sejalan dengan arahan pusat bahwa pelantikan tidak dapat disekaliguskan dan harus ditempuh bertahap. “Mungkin yang diutamakan bagaimana pengukuhan pejabat di instansi yang nomenklaturnya mengalami perubahan, maka dikukuhkan. Hanya yang jabatan kosong efek dominonya ditunda dulu tidak langsung diisi,” jelas Ivan.

“Kemudian kalau mau pergeseran, nantinya silakan diusulkan kembali jadi yang sekarang sudah diusulkan. Maka itu yang harus dikukuhkan terlebih dahulu agar bisa segera berjalan. Itu amanat dari pusat yang kami terima hasil konsultasi,” sambung mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tersebut.

Dokumen yang tersebar itu, cerita Ivan, merupakan hasil pembahasan antara Plt, BKPSDM dan dirinya. Kala itu, Kepala BPKSDM Gungun Pahlagunara menunggu file usulan pengukuhan yang akan diajukan Pemkot terhadap Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Setelah penyusunan usulan tuntas, Pemkot langsung mengirim surel terhadap Gungun yang berada di Jakarta, untuk keesokan harinya dicetak dalam file resmi dan disampaikan ke pihak kementerian.

“Saya tahu persis, setelah pembahasan itu disepakati tahap pertama siapa saja yang diutamakan pengukuhan namanya kami kirim via email ke Pak Gungun yang menunggu di Jakarta. Supaya keesokan harinya ia langsung print dan disampaikan langsung ke Kementerian Dalam Negeri,” kata Ivan menceritakan.

“Saya pribadi saja tidak pegang file-nya, otomatis kaget ketika awal pekan ini dapat pesan berisi file itu, heran kok bisa beredar di luar,” papar Ivan menambahkan.

Terpisah, Asisten Administrasi Umum Kota Tasikmalaya H Asep Goparulloh menuturkan sampai saat ini izin dari pusat tak kunjung diterima Pemkot. Menurut dia, proses izin untuk pengukuhan yang diajukan Kota Tasikmalaya, berderet dengan usulan daerah lain yang juga mengalami perubahan SOTK.

“Jadi dikaji dan ditelaah dengan detail, sehingga kita masih menunggu hasilnya untuk segera di izinkan,” harap Asep.
Sebelumnya diberitakan, waktu pelaksanaan pengukuhan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru hingga kini masih belum pasti. Pemerintah Kota Tasikmalaya mengaku masih menunggu persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Tetapi surat daftar pejabat struktural yang akan dikukuhkan telah bocor ke publik. Dalam surat bernomor 821.2/159/BKPSDM yang ditandatangani pada 28 Januari 2021.

Yang ditandatangani a.n Wali Kota Tasikmalaya/ Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, dengan tembusan Plt Wali Kota Tasikmalaya (sebagai laporan)
Dalam surat tersebut tercatat bahwa sebanyak 200 pegawai mulai dari eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya akan mengikuti pengukuhan dan pelantikan pejabat.

Dalam draft tersebut, pejabat eselon II seperti Budiaman Sanusi yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan akan mengisi jabatan baru sebagai Inspektur Inspektorat. Kemudian di eselon III nama Ucu Anwar Surachman yang menjabat Kepala Pelaksana BPBD, akan mengisi jabatan baru sebagai Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). (igi)

Baca juga : Lilin Nyala Jatuh, 2 Rumah Warga Cipatujah Tasik Hangus Luluh Lantak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.