Yusuf Tanggapi Soal Penahan Wali Kota oleh KPK, ASN Tetap Solid

199
0
radartasikmalaya.com
Wakil Wali Kota Tasik, HM Yusuf memberikan penjelasan soal penahanan Wali Kota oleh KPK, Senin (26/10) pagi. rezza rizaldi/ radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Hari pertama Apel Pagi, pasca Wali Kota Tasik, BBD ditahan KPK, di lingkungan Bale Kota tetap dilaksanakan seperti biasanya, Senin (26/10) pagi.

Pantauan radartasikmalaya.com, Wakil Wali Kota, HM Yusuf memimpin langsung apel yang dihadiri Sekda, Ivan Dicksan dan jajaran kepala SKPD, badan serta instansi se-Kota Tasik.

Yusuf mengatakan usai apel, menyikapi perkembangan terakhir, atas nama pribadi dan Pemkot, dirinya prihatin sangat mendalam atas penahanan Wali Kota.

“Semoga beliau (BBD, Red) beserta keluarga diberi kekuatan, kesabaran dan ketabahan. Sebagai warga negara yang baik, kita harus ikuti proses hukum itu. Semoga lancar dan keputusannya adil,” katanya kepada radartasikmalaya.com.

Sebagai manusia, terang dia, barangkali tidak luput dari kelemahan. Demikian pula dengan Wali Kota. Apa yang dialaminya adalah satu dari konsekuensi jabatan yang harus dihadapi. Apalagi di tengah realitas birokrasi.

“Suka tidak suka itu harus dihadapi. Apapun yang dihadapi sudah jadi ketentuan dari Allah SWT yang harus diterima dan dijalani dengan sabar serta tawakal,” terangnya.

“Yang terpenting dari semua itu kita harus ambil hikmah. Kita harus instrospeksi, dan mengoreksi yang dianggap salah, serta memperbaiki yang kurang baik,” sambungnya.

Dirinya sebagai Wakil Wali Kota dan seluruh jajaran Pemkot menjamin bahwa roda pemerintahan serta pelayanan publik tetap berjalan sebagai mana mestinya tanpa gangguan yang berarti.

“Langkah itu kita lakukan dengan berkonsultasi serta berkoordinasi dengan pusat dan pemprov temasuk DPRD. Saya minta para perangkat daerah tetap bertugas sungguh-sungguh. Termasuk penanganan covid juga. Saya yakin kita bisa selesaikan masalah ini dengan baik,” bebernya.

Yusuf menambahkan, setelah kejadian penahanan Wali Kota, Jumat (23/10) lalu, Gubernur Jawa Barat di hari yang sama mengirim radiogram bernomor 132/50/Pemskam.

“Intinya Wakil Wali Kota melaksanakan tugas Wali Kota. Juga meminta memantau kasus yang dialami Pak Wali Kota dan melaporkannya ke Gubernur Jabar,” tambahnya.

Jelas dia terkait kabar bahwa ASN terpecah karena BBD ditahan dirinya menyakini hal itu tak terjadi. Kalaupun ada seperti itu hanyalah rumor.

“Saya yakin itu tak terjadi. Saya sampaikan pemerintahan tetap berjalan. ASN di bawah koordinasi Pak Sekda sangat solid. Itu hanya rumor dan saya yakin tak ada perpecahan,” jelasnya.

Sedangkan soal kewenangannya yang mengambil alih tugas Wali Kota, tukas Yusuf, dirinya pun belum mengetahui secara detail seperti apa.

“Saya belum tahu kewenangan saya. Saya juga akan berkirim surat kepada gubernur untuk masalah ini. Tapi secara penuh, kita tunggu apakah sebagai plt atau apa. Saya laksanakan tugas dengan perintah yang jelas,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.