Zakat Profesi PNS Capai Rp 2,9 M

114
0
KH Wawan Nawawi

CIHIDEUNG – Zakat profesi yang diperoleh dari tambahan penghasilan pegawai (TPP) aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya mencapai Rp 2,9 miliar hingga 2019. Zakat ini terkumpul selama setahun sejak diberlakukan Juni 2018.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tasikmalaya KH Wawan Nawawi menerangkan, hingga Ramadan 2019, zakat yang terkumpul dari ASN mencapai Rp 2,9 miliar. “Alhamdulillah, ini salah satu upaya dan niatan baik pemkot dalam mendorong zakat pegawai. Lewat kebijakan yang diatur Perwalkot Nomor 16 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pengumpulan dan Penyetoran Zakat Profesi, Infak dan Sedekah dari Pejabat Negara,” ujar dia saat berkunjung ke Radar Tasikmalaya, Jumat (17/5).

Menurutnya, di instansi lain pun atau perusahaan swasta diharapkan bisa melaksanakan hal serupa. Karena potensi zakat di Kota Tasikmalaya terbilang tinggi, apabila bisa disalurkan. “Maka kita pun saat ini berupaya bagaimana memetakan dan memfungsikan agnia besar di kota. Kami Baznas yang akan mengoordinatorinya,” tutur dia.

KH Wawan menyebut, pengelolaan zakat fitrah diarahkan supaya dikelola di masing-masing Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dewan Kemakmuran Masjid (DKM). Baznas Kota Tasikmalaya sifatnya hanya menerima laporan terkait pengelolaannya. “Kita mulai berlakukan pengelolaan 100 persen di masing-masing UPZ DKM tiap wilayah. Tidak usah disetor terlebih dahulu ke tingkat kelurahan atau kecamatan, tetapi melaporkan pengelolaannya ke Baznas Kota,” kata dia.

Dia menambahkan, strategi Baznas lainnya yakni menyambungkan muzaki dengan mustahik di masing-masing wilayah. Supaya zakat yang disalurkan di suatu wilayah, tidak terlebih dahulu melintas ke wilayah lain. Misalnya, seorang pengusaha di kelurahan A, diarahkan terlebih dahulu berzakat dan bersedekah di kelurahannya sendiri sebelum menyalurkan ke kelurahan lain. “Kita arahkan zakat itu untuk menyelesaikan mustahik di kelurahannya masing-masing. Ketika surplus, baru disalurkan ke wilayah lain, jadi nanti diinventarisir terlebih dahulu di masing-masing wilayah,” ucapnya. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.