Zen Dampingi Ade

223
0
DILANTIK. Mohamad Zen dilantik sebagai sekda definitif oleh Bupati Tasikmalaya H Ade Sugianto di Pendopo Baru Singaparna, Jumat (27/12). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA

SINGAPARNA – Bupati Tasikmalaya H Ade Sugianto akhirnya menentukan pendampingnya dalam mengelola pemerintahan. Dr H Mohamad Zen dipilih sebagai sekretaris daerah (sekda) untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan H Abdul Kodir.

Zen yang sebelumnya menjabat kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) berhasil menyisihkan empat peserta lainnya yang mendaftar open bidding jabatan sekda, yakni Nana Heryana, Rahayu Jamiat, Yusef dan Roni.

Bupati Tasikmalaya H Ade Sugianto SIP mengatakan, hasil seleksi terbuka sampai kepada pelantikan para pejabat pimpinan tinggi pratama ini merupakan kewajiban konstitusi pemerintah daerah. “Sudah melalui proses yang insyaallah transparan dan juga mendekati harapan kita semua, dimulai dari rekrutmen kemudian menguji kelayakan, kemampuan dan lain sebagainya yang bersifat teknis diserahkan kepada tim akademik dari Unpad dan Pemerintah Provinsi Jabar dan BKPSDM,” kata Ade kepada wartawan, Jumat (27/12).

Kata dia, hasil yang dilantik saat ini sudah melalui tes administrasi, wawancara, psikologi dan lainnya. “Tentu saja harapan dengan adanya sekda definitif apa yang hari ini masih kurang berjalan baik agar optimal. Dalam rangka melaksanakan kerja pemerintahan dan peningkatan pelayanan publik,” harap Ade.

Sementara, terang Ade, tiga jabatan kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH), kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Staf Ahli Bupati bidang Perekonomian dan Pembangunan belum diisi.

Untuk jabatan kepala Disdukcapil, jelas Ade, masih menunggu persetujuan pusat atau Kemendagri dan sampai hari ini Pemkab Tasikmalaya belum menerima surat persetujuannya. “Untuk jabatan kepala Dinas LH sedang kami kaji, saya selaku bupati masih mengkaji, karena masih ada kekurangan dari sisi administrasi,” kata dia.

Lanjut dia, jabatan Staf Ahli Ekonomi belum pensiun, jadi ada kewenangan daerah berapa bulan sebelum pensiun pemerintah bisa melakukan asesmen. “Jadi kita tunggu pejabat yang mengisi Staf Ahli Ekonomi pensiun awal 2020,” kata dia.

Pada prinsipnya, Ade mengaku tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan. Sehingga jangan sampai menimbulkan ketidak percayaan publik dalam menjaga kredibilitas dan kapabilitas pemerintah.

“Jangan sampai hasil tahapan ini menjadi cacat, jadi ketiga jabatan hasil seleksi terbuka ini belum diputuskan, saya akan tangguhkan dulu untuk menjaga transparansi dan kepercayaan publik jauh lebih tinggi,” ungkap Ade.

Ade menambahkan, untuk jabatan yang kosong lainnya baik karena ditinggal pensiun atau pejabatnya dipindahkan ke jabatan baru akan kembali dilakukan asesmen. “Saya belum bisa putuskan, apakah langsung dilakukan asesmen atau di Plt atau bagaimana, pertimbangannya dalam dua hari ke depan, yang pasti ada tindak lanjut,” katanya.

Sekda Kabupaten Tasikmalaya Mohamad Zen mengatakan, setelah pelantikan dirinya berjanji akan menjadi pelayan masyarakat yang baik. “Jadi tugas sekda bukan hanya ngantor, tetapi harus siap 24 jam dan di mana saja masyarakat harus dilayani. Itu yang menginspirasi kami, tidak ada ruang untuk berleha-leha,” ujarnya.

Zen mengaku akan memastikan semua aspek dan sistem pemerintahan yang dibangun menjadi sesuatu yang baik. “Jadi kita akan bangun sistem, bukan orangnya. Kalau orang sekarang tugas di bidang apa, bisa berganti-ganti. Kalau sistem, siapa pun orangnya tetap berjalan,” kata Zen.

Zen pun berjanji akan menjaga netralitas ASN pada Pilkada 2020. Termasuk akan menjalankan aturan dan mengawasi PNS di lingkungan Pemkab Tasikmalaya jelang pesta demokrasi lima tahunan ini. “Sudah semestinya sebagai abdi negara menjaga netralitas, karena bagaimana pun ASN itu tidak boleh berpolitik praktis, nanti masyarakat yang akan menilai, kita akan lakukan dengan peningkatan kinerja ASN,” terang dia.

Dalam pelantikan tersebut, Drs Asep Darisman MM dari kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan menjadi kepala Dinas Perhubungan. Drs Rudi Sonjaya Saehuri MPd dari camat Sodonghilir menjadi kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

Iwan Ridwan SIP dari kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik menjadi kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran. dr H Heru Suharto MMKes dari direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Singaparna Medika Citrautama (SMC) menjadi kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk.

H Agus Bahtiar SE dari sekretaris Inspektorat Daerah Kabupaten Tasikmalaya menjadi Staf Ahli Bupati Tasikmalaya Bidang Pemerintahan dan Hukum. Sementara untuk tiga jabatan yaitu kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH), kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan belum diisi. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.