Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.3%

20.4%

8.3%

67%

Ziarah Saat Lebaran ke TPU di Kota Tasik Tetap Ramai

1221
0

KOTA TASIK – Meski sedang pandemi Covid-19 kegiatan berziarah ke tempat pemakaman umum (TPU) tetap dilakukan sebagian besar warga Kota Tasik.

Pantauan di TPU Cieunteung di Jalan Bantar Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, pada hari Lebaran, Minggu (24/05), kegiatan ziarah tetap ramai.

Salah satu peziarah, Bayu Nugraha (29), mengaku sengaja berziarah ke makam keluarganya pada hari pertama Lebaran. Sebab, ziarah pada hari pertama Lebaran telah menjadi tradisi di keluarganya.

Ia mengaku mengetahui dengan anjuran pemerintah selama PSBB, yaitu tetap berada di rumah. Namun, berziarah dianggap sebagai keyakinan pribadinya.

“Ini keyakinan pribadi. Meski ada imbauan, ziarah akan tetap saya lakukan,” kata dia kepada radartasikmalaya.com.

Kendati demikian, Uus tetap mengikuti anjuran pemerintah lainnya saat keluar rumah, yaitu menerapkan aturan jaga jarak (physical distancing) dan mengenakan masker.

Karena itu, ia tak terlalu khawatir ketika berpergian keluar rumah, apalagi untuk hal yang menyangkut keyakinannya.

Selain itu, ia beralasan berani keluar rumah lantaran Kota Tasikmalaya tak termasuk dalam zona merah daerah penyebaran Covid-19. “Yang penting kita tetap jaga diri sendiri saja,” terangnya.

Berdasarkan laporan evaluasi PSBB Provinsi Jawa Barat (Jabar), awalnya Kota Tasikmalaya ditetapkan sebagai daerah zona merah.

Namun belakangan, status zona merah itu direvisi menjadi zona kuning.

Meski berstatus sebagai daerah zona kuning penyebaran Covid-19, kasus positif di Kota Tasikmalaya terus mengalami peningkatan menjelang Lebaran.

Data yang dirilis Minggu (25/05) oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya, tercatat 47 kasus positif. Sebanyak 23 orang terkonfirmasi melalui tes swab dan 24 orang melalui uji cepat (rapid test).

Namun, data itu tak membuat warga Kota Tasikmalaya takut keluar rumah.

Salah seorang peziarah lainnya, Arfan Achmad (39) mengaku sengaja tetap mengunjungi makam keluarganya pada hari pertama Lebaran meski tahu pandemi Covid-19 belum teratasi.

Baginya, berziarah ke makam ketika momen Lebaran merupakan kebiasaan yang sudah dilakukan setiap tahunnya.

“Lagian ini kan hanya setahun sekali,” tutur warga asal Kota Tasikmalaya itu.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.