Zona Merah, Pemkot Banjar Larang PNS Dinas Luar Daerah

85
0
Loading...

BANJAR – Kasus positif Covid-19 di Kota Banjar terus bertambah. Saat ini Kota Banjar masuk salah satu wilayah zona merah dengan risiko tinggi di Jawa Barat. Menyikapi itu, Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar pun mengeluarkan surat edaran: larangan ASN, non ASN dan anggota DPRD perjalanan dinas ke luar daerah.

Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar sekaligus Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih mengatakan berdasarkan rapat terbatas dengan tim satgas dan instansi terkait, maka dibuat surat edaran tentang pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) dan perjalanan dinas luar daerah.

“Itu mengacu pada Surat Edaran Wali Kota tentang Perpanjangan Pemberlakuan AKB dan memperhatikan perkembangan wabah Covid-19 di Kota Banjar,” ujar wali kota, Kamis (3/12).

Baca juga : 4 Pegawai RSUD Kota Banjar Positif Covid-19, Terpapar dari Pasien

Berdasarkan itu, wali kota menginstruksikan seluruh pegawai Pemerintah Kota Banjar baik ASN, non ASN dan anggota DPRD agar dapat melaksanakan beberapa hal. Yakni tidak diperkenankan melaksanakan perjalanan dinas luar daerah terhitung 2 hingga 16 Desember 2020 (dikecualikan jika ada kepentingan yang mendesak).

Loading...

Kata Ade, perjalanan dinas ke luar daerah untuk kepentingan mendesak dapat dilaksanakan setelah mendapatkan persetujuan wali kota Banjar. Setelah melakukan perjalanan, wajib melakukan rapid test atau swab test.

“Hasil tesnya dilampirkan bagian yang tidak dipisahkan dari laporan hasil perjalanan dinas. Dan menjadi persyaratan pencairan perjalanan dinas,” tegasnya.

Selain itu, lanjut dia, semua wajib dan patuh menerapkan protokol kesehatan Covid-19, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun (3M) agar tidak tertular wabah Covid-19. “Pelanggaran dalam ketentuan tersebut akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” tandasnya.

Koordinator Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar dr Ade Setiana menambahkan larangan perjalanan dinas ke luar daerah bukan hanya bagi ASN, tapi juga non ASN dan anggota DPRD.

“Ya ini untuk menekan dan meminimalisir penularan Covid-19 di Kota Banjar semakin meluas. Apalagi sekarang Banjar masuk zona merah dengan risiko tinggi,” ujarnya.

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 bersama instansi terkait pun tak henti-hentinya melakukan penyadaran ke masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan supaya tidak tertular atau terpapar virus corona. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.