Zona Oranye, Kota Tasik tak Harus Lakukan PPKM Mikro

93
0
radartasikmalaya
Plt Wali Kota Tasik, HM Yusuf
Loading...

KOTA TASIK – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasik, Muhammad Yusuf mengatakan, hasil evaluasi tim Satgas Penanganan Covid-19 kemarin sore (09/02/21), Kota Tasik tak masuk kategori daerah yang harus melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Hal itu dikatakan Yusuf kepada radartasikmalaya.com, Rabu (10/02) siang.

Kata dia, Kota Tasik tak masuk kategori daerah yang harus melaksanakan PPKM mikro.

“Di Jabar ada yang masuk kategori itu tapi yang masuk kategori zona merah. Kita kan sudah masuk lagi zona oranye. Tapi ya tetap kita harus antisipasi,” paparnya.

Terang dia, antisipasi ini diperlukan tetap dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran.

loading...

Misalnya nanti ada yang terpapar 10 orang dalam 1 RT maka harus siapkan PPKM mikro, siapkan Satgas Kelurahan dan Satgas Kecamatan.

“Nanti semua kebutuhannya akan disiapkan Pemkot. Menggunakan dana BTT. Tapi saat ini anggaran BTT itu terus digunakan dan sudah mulai surut sekarang. Kemarin kita siapkan kurang lebih Rp 6 miliar,” terangnya.

Yusuf menambahkan, walaupun tak masuk kategori pihaknya tetap melaksanakan PPKM mikro tersebut sesuai arahan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Jadi, jelas Yusuf, selama PPKM mikro penanganan Covid-19 dilakukan berdasarkan wilayah RT.

Sementara kegiatan ekonomi yang sebelumnya dibatasi hanya boleh beroperasi hingga pukul 20.00 WIB, dilonggarkan menjadi hingga pukul 21.00 WIB.

“Selama pemberlakuan kebijakan PPKM mikro ini, kegiatan ekonomi kembali dilonggarkan menjadi jam 9 malam,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.