Zona Rawan Bencana Dipasang EWS Longsor

111

PANGANDARAN – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Pangandaran memasang sistem peringatan dini atau early warning system (EWS) bencana longsor di Dusun Sangkanbawang Desa Kalijati Kecamatan Sidamulih, Minggu (14/1).
Kepala DPKPB Nana Ruhena melalui Manager Pusdalops Penanggulangan Bencana (PB) Kabupaten Pangandaran Nana Sukarna mengatakan ada empat EWS yang dipasang di titik-titik rawan longsor. Daerah tersebut merupakan wilayah perbukitan yang berpotensi mengancam pemukiman warga. “Kita bersama tim sudah mulai memasang perangkat. Sebelumnya, kami melakukan survei, appraisal dan pemetaan pergerakan tanah terlebih dahulu sebagai bahan titik pemasangan EWS,” ungkapnya kepada Radar.
Menurut dia, pe
rangkat EWS bekerja secara sistem digital dengan koneksi internet. Sehingga, alat tersebut mampu mengirimkan data dan peringatan dini melalui perangkat lunak ke markas Pusdalops PB, jaringan seluler serta pesan suara kepada masyarakat secara langsung. “Sistemnya online otomatis, sehingga ketika mendeteksi longsor alat akan bunyi dan memberikan peringatan tiga level sesuai besaran longsor yang terdeteksi,” tutur pria yang akrab disapa Una itu.
Ia menjelaskan perangkat EWS dipasang di titik tertinggi wilayah berpotensi longsor. “Radius panjang selingnya 20 meter. Jadi alat itu akan mendeteksi longsoran tanah yang mengancam perumahan yang ada di bawahnya,” kata dia.
Keempat perangkat EWS itu dipasang di Dusun Sangkanbawang RT 18,19 dan 20 RW 08 Desa Kalijati Kecamatan Sidamulih. Daerah tersebut merupakan zona rawan bencana longsor. “Wilayahnya memang perbukitan. Rumah warga di sana rata-rata berada dalam ancaman longsor. Sehingga butuh alat peringatan dini. Di samping pemahaman warganya terhadap bencana,” tutur dia.
Una berharap warga turut menjaga agar alat yang terpasang tetap dapat berfungsi dengan baik. (nay)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.